Surat untuk Mei - hidup saya

Mei, perlakukan dia dengan baik ya...
aku ga bisa benar - benar ada di sampingnya, nemenin dia, ngejagain dia, memastikan dia udah makan atau belum, dan hal - hal kecil lainnya.

Mei, kamu menjadi bulan yang penuh berkah tahun ini, semoga bulan ini juga penuh berkah ya untuk dia... Puasa kali ini dia sendirian, gak ada temen atau pun keluarga yang tinggal satu atap dengan dia untuk saur bareng, buka puasa bareng, ibadah bareng. Jadi mungkin bulan ini dia akan sedikit lebih kesepian, makanya baik - baik ya sama dia.

Mei, aku dan dia mengawali bulan ini kurang baik... di perayaan hubungan kami yang ke-4 bulan, kami sedikit bicara bahkan gak ada telfonan. Sejujurnya aku kangen sama dia, tapi aku mau menghargai keputusan dia yang sepertinya memang lagi butuh jarak. Jadi aku memutuskan untuk menunggu dia aja di sini untuk pulang, ketika rindu itu menghampiri dia. 

Mei, semoga hubungan aku dan dia akan baik - baik saja ya... semoga kami tetap bersama untuk menjalani bulan - bulan bahkan tahun - tahun berikutnya dengan penuh cinta dan cita. 

Mei, aku sayang dan sangat rindu sama dia:(

Comments

Popular posts from this blog

Bertamu

Asing

Bangku di Samping Jendela