Posts

Showing posts from February, 2020

Jarak

lautan terhampar luas memisahkan jarak ombak datang membawa bayangan, ombak pergi menyapu kenangan butiran pasir menjadi alas, langit mengelilingi tubuh bagai pelukan helaian rambut tertiup menari dalam nestapa, tubuh terpaku enggan beranjak duduklah sejenak dan perhatikan dinding putih yang memeluk ruang kau sembunyikan dirimu dalam balutan di luar sana awan sedang berkumpul melihat kita dengan iba di bawah langit malam, sepasang kekasih masih terjaga memuja cahaya dari sebuah layar yang lebih terang dari taburan bintang yang lebih hangat dari sinar sang fajar kata rindu merupakan ketamakan yang merajai diri, membawa pilu pada hati yang meradang angan - angan melayang tak tenang membayangkan seseorang di sana merasakan yang sama bylilacrose // Jarak

Kau yang Datang

Embun di dedaunan pagi hari itu mengingatkanku tentangmu. Ketika bintang sudah mulai pudar, sedang bulan masih tampak memantulkan sinar. Orang – orang tertidur lelap. Orang – orang telah bergegas. Kerumunan masih belum terlihat namun seorang nenek telah berangkat membawa dagangan.  Lamunanku terhenti saat kudengar air di ceret telah masak namun senyummu masih enggan beranjak. Tidak ada yang pernah tau kapan embun datang membasahi dedaunan yang kemudian memantulkan cahaya sang fajar mengintip malu. Tak terduga, menyegarkan, dan indah. Itu yang aku bayangkan tentang dirimu.  bylilacrose // Kau yang Datang

Mencari Inspirasi

Kata – kata bertaburan bagai rintik hujan yang membasahi rambutmu. Kubayangkan dirimu berteduh menunggu tangisan awan ‘tuk terhenti. Aku duduk terdiam. Kertas di atas meja itu masih bersih dari goresan luka dari pulpen kesayanganku yang tak kuhiraukan. Pikiranku melayang jauh, namun tanganku tak jua bergerak. Kucoba membuka luka lama, Namun yang kutemukan hanyalah bayangan hitam dengan sepasang mata tajam yang siap menerkam anganku. Air dalam gelas itu telah meluap mencoba membebaskan diri dari benakku, namun aku bukanlah juru kuncinya, setidaknya bukan sekarang. Ketika raga ini terpaku, sedang jiwaku bergejolak menentang diri. Kata – kata masih bertaburan. Kamu telah pergi pulang. Dan dia telah lama tak berkabar.  bylilacrose // Mencari Inspirasi