kau berbicara dalam kata yang tak dapat kuartikan padahal lidah kita menari harmonis dalam satu nada namun tetap saja kata - kata yang keluar dari mulutmu terdengar samar bagai bahasa asing yang tak pernah kukenal t’lah kucoba menenggelamkan diriku dalam lautan buku dan karya yang ada dengan harapan menambah kosakata tapi malah kau utarakan kalimat baru yang kembali aneh di telinga kau berkata merah dan kuberikan kau mawar, namun kau biarkannya mati dan pergi memetik petunia kau berkata jingga dan kuajak kau melihat matahari yang terbenam, namun kau tinggalkan diriku dan berjalan ke timur lalu kau mengatakan cinta namun tetap aku sendiri dengan pikiranku pada pukul 3 pagi tak bisa tidur sedang kau terlelap dan aku pun gagal memahami dirimu katamu cinta, namun mungkin cinta yang kau maksud berbeda dalam kamus kata yang kupunya bylilacrose // A sing
adalah aku, sebuah halte tempatmu berhenti sebelum kau lanjutkan perjalananmu adalah aku, secangkir kopi yang kau nikmati sebelum kau jalani hari - harimu adalah aku, kumpulan bintang yang menemani malammu untuk bermimpi yang kemudian mengalah pada mentari sebelum kau terbangun dan pada akhirnya adalah aku yang salah telah menjadikanmu rumah sedang kau sendiri telah mempunyai tempat lain untukmu pulang bylilacrose // Sementara
Angannya berkelana jauh, melayang bersama aksara berisi mimpi dan harapan yang kemudian pulang hanya untuk menerkam tuan. Di mana hasrat yang dulu itu, berlari mengejar angin bagai layang - layang ingin terbang tinggi. Di mana diri yang dulu itu, bertatih - tatih mengejar prestasi sampai hati tak hiraukan diri. Deretan lencana yang telah lama ditinggalkan, berdebu dan merindukan teman, menjadi saksi atas meredupnya semangat dari suatu raga sepanjang hidup berlayar mendambakan haluan yang dikira indah nyatanya fana. Mungkin niatnya yang tidak murni, atau mungkin dirinya yang salah bermimpi, mungkin juga hati butuh sendiri berhenti sejenak dan bernapas sebelum mati. Nyatanya menjadi bahagia tak harus selalu urusan medali ataupun yang tertinggi, setiap insan memiliki caranya sendiri untuk merasa utuh tanpa mendustai hati. bylilacrose // Tentang Ambisi dan Hati
Comments
Post a Comment